Kebahagian yang sulit untuk diuraikan dengan kata-kata. Kini anakku sudah menginjak usia 1 tahun di hari ini, 29 Januari 2010. Satu tahun silam telah lahir seorang calon penerusku yang Insya Alloh akan menjadi kebanggan bagi diriku dan istriku dimasa depan.
Suka duka kami lewati bersama, mengurusi anak kami “Rizki Resdhiana” yang selama ini menjadi rutinitas kami sehari-hari, terutama Ibunya yang tiap hari dengan berbagai ragam cerita yang menghiasi perjalanan hidup kami selama ini.
Rutinitas sebagai pegawai pemerintah dan seorang ayah sangat menyita waktu dan tenaga. Dimana pagi-pagi kami harus berbagi tugas urusan rumah. Bangun tidur langsung ke dapur dan kamar cuci. Nyuci dulu, sambil nunggu cucian di mesin cuci menanak nasi, siapin makanan untuk sarapan sikecil, trus nyuapin. Sampai pukul 6.45 an baru aku bisa mandi dan berangkat ke kantor. Itu semua belum selesai, dan yang nerusin pekerjaan tadi yang belum selesai ditrerusjan istri.
Rutinitas sehari-hari yang mungkin semua juga merasakan bagaimana mengurus anak dan keluarga, terutama istri yang kalau dilihat seperti begitu lelah mengurusi semua itu. Tapi dibalik semua pengorbanan itu ada kebahagian. Kita ambil hikmah dari semua perjalanan ini, jangan patah semangat untuk menghadapi tantangan ke depan.
Terima kasih yang tak terhingga kepada Yang Maha Kuasa Alloh SWT, Istriku tercinta “Resti” dan selamat Ulang Tahun untuk anakku tercinta “Rizqi” semoga Alloh SWT menjadikan hari esok dan masa depanmu selalu dalam LindunganNya, selalu sehat ceria, banyak yang sayang dan cinta, dan panjang umur, Amin.